Di perseroan, kendali mengikuti modal: siapa memegang saham terbanyak, dialah yang menentukan arah. Logis untuk perusahaan — tapi coba pikirkan akibatnya bila diterapkan pada lembaga keuangan komunitas: kepentingan segelintir penyetor terbesar akan selalu mengalahkan kepentingan ribuan anggota kecil.
Koperasi memutus logika itu. Satu anggota, satu suara — titik. Anggota dengan simpanan sukarela puluhan juta dan anggota yang baru melunasi simpanan pokok punya bobot yang sama di Rapat Anggota.
Apa yang diputuskan dengan suara itu?
Rapat Anggota (yang tahunan disebut RAT — Rapat Anggota Tahunan) adalah pemegang kekuasaan tertinggi koperasi. Di sanalah anggota:
- memilih dan memberhentikan pengurus (yang menjalankan koperasi sehari-hari) dan pengawas (yang mengawasi pengurus);
- mengesahkan laporan keuangan dan menilai kinerja tahun berjalan;
- memutuskan pembagian surplus — dibagikan ke anggota, diputar sebagai modal, atau kombinasi keduanya;
- mengubah Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga bila diperlukan.
Suara hanya berarti jika informasinya cukup
Satu-anggota-satu-suara tidak ada gunanya bila anggota memberi suara dalam gelap. Karena itu kami menempatkan transparansi sebagai prasyarat, bukan pelengkap: laporan yang bisa dibaca manusia, pengungkapan pihak berelasi, dan halaman Tata Kelola yang sudah ada bahkan sebelum koperasi resmi berdiri.
Kepemilikan Anda di koperasi ini tidak bisa dibeli oleh siapa pun — tapi ia hanya hidup kalau Anda memakainya: datang ke Rapat Anggota, baca laporannya, dan bertanya yang sulit.